Syarat yang Harus Dimiliki Oleh Pengusaha UKM Untuk Melakukan Pinjaman ke Bank

Setiap pengusaha pasti ingin jika modal yang dimilikinya selalu bertambah, akan tetapi dengan modal yang bertambah apakah menjadikan usaha yang digelutinya itu semakin meningkat? Terkadang menjadi dilema jika melihat pengusaha besar dengan ide yang sedikit dapat bertahan begitu lama, berbeda dengan pengusaha kecil yang memiliki ide jenius akan tetapi baru berjalan beberapa waktu sudah kepentok modal yang sedikit. Hal ini membuat para pengusaha kecil atau biasa disebut Pengusaha UKM untuk melakukan pinjaman ke Bank. akan tetapi ada beberapa faktor masalah jika yang ingin mengajukan pinjaman ke Bank adalah Pengusaha UKM, ada saja kesulitan yang didapatkan mulai dari syarat pribadi seperti npwp, ktp domisili, surat izin usaha dan sebagainya.

Faktor Ditolaknya Pinjaman Pengusaha UKM di Bank

Ada beberapa faktor ketika pengusaha UKM yang ingin mengajukan pinjaman namun ditolak oleh pihak bank, biasanya beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank tidak dapat disanggupi oleh pengusaha UKM, apa saja yang biasanya faktor ditolaknya pinjaman oleh UKM? simak uraiannya dibawah ini ya,

  1. Blacklist dari Bank Indonesia
    Salah satu faktor penentu pencairan dana pinjaman UKM adalah terbebas dari blacklist BI, hal ini dapat terjadi biasanya pengusaha UKM memiliki masalah tentang pembayaran kredit macet kepada bank atau nama pengusaha UKM pernah digunakan untuk tindakan kriminal.
  2. Pengajuan Proposal Pinjaman yang Tidak Lengkap
    Faktor selanjutnya adalah ketika pengusaha UKM membuat proposal untuk pinjaman ke bank dan bank menyebut tidak layak untuk di ACC proposal tersebut, biasanya ada beberapa poin yang diminta oleh bank akan tetapi tidak dilengkapi oleh Pengusaha UKM, misalnya lokasi kurang jelas, nominal modal usaha, jenis usaha yang dikerjakan atau legalitas tempat usaha. Hal tersebut menjadi penting karena Bank juga harus tahu keadaan pengusaha UKM supaya kedepannya tidak ada kesalahan ketika sudah mendapatkan pinjaman untuk modal usaha.
  3. Agunan atau Penjamin tidak Sesuai Standar Bank
    Faktor selanjutnya adalah jaminan yang diberikan pengusaha UKM tidak sesuai standar Bank, misalnya pengusaha memberikan Agunan barang atau surat berharga yang ditaksir senilai Rp 50 juta lalu yang diminta pengusaha UKM nilai pinjamannya Rp 100 juta, Hal ini biasanya tidak dapat diterima oleh bank, karena pihak bank hanya akan memberikan pinjaman senilai tidak lebih dari 80% dari nilai agunan yang diberikan pengusaha UKM.
  4. Jenis Usaha yang Tidak Layak
    Faktor yang terakhir yang mungkin masih banyak pengusaha UKM lakukan adalah, jenis usaha yang tidak masuk kriteria dari Bank, lalu beberapa usaha yang baru akan mulai sudah ingin mengajukan pinjaman, bahwasanya pinjaman akan diberikan kepada Pengusaha UKM jika usia usahanya minimal 5 tahun, hal ini dilakukan supaya pihak Bank dapat melihat profil dan kinerja usahanya tersebut layak atau tidak diberikan pinjaman.

Jadi, Jika pengusaha UKM ingin lancar dalam mendapatkan pinjaman Bank maka hindarilah faktor-faktor buruk di atas, lalu apa saja syarat yang harus dilengkapi atau dilakukan untuk mendapatkan Pinjaman usaha dari bank?

Syarat Pengusaha UKM Mendapatkan Pinjaman Bank

Ada beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank supaya dapat melancarkan proses pinjaman, syarat yang diminta sebenarnya tidak sulit dan merepotkan, karena jika dari awal pengusaha UKM memiliki profil yang baik lalu usahanya lancar akan memudahkan proses pinjaman. apa saja syarat yang diminta oleh Bank? simak uraiannya dibawah ini ya.

  1. Menyiapkan Dokumen kelengkapan Usaha
    Langkah pertama adalah melengkapi dokumen yang diminta oleh bank, minimal ada 6 dokumen yang penting Anda bawa ketika mengajukan pinjaman Bank, yaitu:
  • KTP Pemilik UKM
  • KK
  • NPWP atau surat pemberitahuan pajak tahunan
  • Dokumen surat usaha
  • surat izin usaha
  • Slip transaksi atau pembukuan Hasil usaha
  • Rekening Koran 3 bulan terakhir
  1. Mengajukan Proposal Pinjaman
    Dalam mengajukan proposal pinjaman biasanya Anda akan diberikan pilihan yaitu dengan jaminan atau tanpa jaminan atau agunan, perbedaan yang mencolok antara kedua pilihan tersebut adalah dari bunga pinjaman yang diberikan oleh pihak bank. sebelum Anda mengajukan proposal pinjaman ke Bank, lebih baik survei terlebih dahulu karena setiap bank memiliki kriteria dan syarat untuk Pinjaman.
  2. Menentukan Jenis Pinjaman sesuai Kebutuhan
    Syarat diterima atau tidaknya permintaan pinjaman usaha Anda ke bank adalah ketika Anda sudah menentukan kebutuhan dari usaha yang dijalani, Bank akan membaca dari proposal yang Anda ajukan,lalu pihak bank akan berunding dengan jajarannya apakah usaha Anda layak atau tidak mendapatkan pinjaman. Biasanya proses ini memakan waktu beberapa hari sampai maksimal 1 bulan kerja.

Nah, itulah syarat dan faktor yang bisa Anda pertimbangkan ketika ingin mendapatkan pinjaman UKM dari Bank, lebih baik survey ke beberapa bank untuk mencari tahu syarat yang harus dimiliki ketika menjadi debitur Bank.

Leave a comment

Your email address will not be published.